Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kumpulan Puisi Indonesia

Keping Emosi

Yang kedua. --- Musim gugur 2006. Kamis tak pernah menjadi hari yang sibuk. Namun, di hari ini, lautan manusia menguasai halte mungil di depan gedung perkantoran dengan sembian lantai ini. Mentari yang menyilaukan semakin menuju ke barat. Mereka yang menanti, memicingkan mata menantang mentari, demi melihat secara langsung kedatangan bus. Seorang perempuan yang baru keluar dari gedung perkantoran tersebut mendesah. Seharusnya dia mengikuti kata hatinya untuk mengambil jam lembur. Namun, fisiknya memberontak dan memaksa dia untuk pulang. Badannya belum pulih betul akibat penerbangan jarak panjang yang ditempuhnya kemarin. Sekarang, inilah akibatnya.  Lebih baik kerja lembur tanpa mendapatkan bonus daripada harus berdiri berdesakan dengan orang-orang yang berkeringat ini, pikirnya. Setelah menanti sekitar dua pulub tiga menit, bus yang dinanti-nanti akhirnya tiba. Mendadak, lautan manusia yang telah lesu, serempak menjadi semangat. Sama semangatnya ketika mendapatkan jackpo...

Hujan Bulan Desember

Aku tahu hujan, yang secara misterius membawa aroma menggoda. Aku suka hujan, yang menggelitik sanubariku dengan milyaran rasa. Aku cinta hujan, yang mempertemukan kau dan aku di bawah payung yang satu.        Ku tak lari lagi dari hujan.        Ku tak lari lagi menghindar,          kabur, ataupun menjauh.        Ku rasakan tetes air hujan,        mengaliri setiap inci kulitku,        membawa sensasi yang tak dapat dijelaskan. Payung malam itu, ‘kan jadi kenangan indah, bukti awal dari segala awal. Tak hanya mengurangi percikan air hujan yang dingin, tapi pula meneduhkan hati. Mungkin, masih tersisa bekas tanganku dan tanganmu, yang memegang gagang yang satu.           Angin semilir menggelitik,    menamba...