Rapuh

Iya, memang aku rapuh!
Rapuh, tak kuat sedikitpun!
Bahkan, badanku tak cukup kuat
tuk menanggung bebanku sendiri

Lelah, aku lelah
Sampai kapan, tampak tak ada ujung
Mana jalan keluar,
mengapa tak ada tanda-tanda?
Tak bolehkah aku keluar
dari perangkap menyebalkan ini?

Tangis tak lagi bisa dibendung
Deru air mata terus mengalir
Mengeluarkan setiap luka yang tersimpan
dalam pelupuk mata
Membasahi pipi,
menghapus semua noda kesedihan

Aku ingin berdiri, belari,
Menjauh dari dunia yang gelap ini
Aku rindu akan tiap kebahagiaan
Yang selalu mengisi hariku
Kemana mereka semua?
Apakah mereka alergi terhadapku?

Sungguh, siapapun, tolonglah aku!
Aku tak mau jatuh terpuruk di sini
Aku tak ingin hidup di sini
Aku tak ingin bertahan dalam situasi ini
Kumohon, lenyapkan aku dari situasi ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cahaya di Penjuru Hati: Sebuah kisah yang menyihir setiap insan pembaca

Menyelisik Tubuh Gereja HKY Surabaya

Di Balik Cerita Manis Itu - Part 1