Happy Mother's Day!

Teruntuk seorang wanita yang tak pernah lelah memberikan 'ceramah' untukku.
Teruntuk seorang wanita yang tak pernah lelah memberikanku  'pesan sponsor' sebelum aku mengambil pilihanku.
Teruntuk seorang wanita yang tak pernah menyerah padaku.
Teruntuk seorang wanita yang tak pernah berhenti menyebutkan namaku di setiap doanya.
Teruntuk seorang wanita yang menjadi inspirator utamaku.

Sembilan bulan lamanya aku membuat ia kehilangan bentuk tubuh yang indah, membuat ia merasa berat karena ada aku dalam kandungannya.18 tahun 5 bulan 3 minggu yang lalu, aku berhutang nyawa padanya. Melahirkanku, bertaruh antara hidup dan mati. 
Hari-hari selanjutnya, kuganggu kegiatan sehari-harinya serta kuusik istirahat malamnya. Ia tak lagi dapat bebas pergi dan melakukan apapun yang ia ingin lakukan. Kuhentikan juga karier dan mimpinya. Namun tak sekalipun ia merasa terbebani olehku, gadis mungilnya. Dengan penuh kasih ia membesarkanku melewati berbagai tantangan dalam hidup. Tak terhitung banyaknya tawa dan canda, sedih dan air mata, yang telah kami lalui bersama.
Berjuta pengajaran yang tak pernah kudapatkan di bangku pendidikan formal telah kuterima. Nasihat dan amarah masuk dalam telinga, membekas dalam hati. Kadang memang terdengar melukai hati, tapi kemudian aku sadar bahwa ia melakukan itu sebagai bukti cintanya padaku.
Semua bermula dari proses belajar tengkurap, merangkak, berjalan, berlari, berbicara, hingga berteman. Dulu aku selalu bersamanya tanpa bisa terlepas, bak baju dan celana. Kini ketika aku mulai tumbuh dewasa, aku mulai mengenal dunia luar. Belajar tentang persahabatan dan cinta. Belajar tentang kehidupan dan masyarakat. Sungguh, waktu berjalan terlampau cepat.
Sering kali kulupakan waktu untuknya, menomorsekiankan waktuku bersamanya. Sering kali tak kuperhatikan dengan sungguh dirinya. Raut wajah lelah yang selalu berusaha disembunyikan dibalik senyum, tawa, serta semangatnya.
Dia bukanlah seorang wanita yang sempurna tanpa kekurangan dan cela, tapi ia adalah sosok ibu yang sempurna bagiku. Dalam ketidaksempurnaannya, ia mampu memancarkan kecantikan dalam dirinya pada siapapun tanpa terkecuali. Betapa bersyukurnya aku dilahirkan oleh seorang wanita yang sangat luar biasa seperti dirinya.
Bagiku, ia menempati posisi satu level di bawah Tuhan. Dan aku yakin ia adalah malaikat yang dikirimkan oleh Tuhan untuk mendampingi setiap langkah hidupku serta setiap proses yang kujalani. Tak ada yang dapat kuberikan sebagai balas kasihnya.
Izinkan aku pada hari yang spesial ini untuk mempertunjukkan kepada dunia bahwa aku punya ibu yang sangat hebat. Aku tak tahu dengan cara apa aku dapat menunjukkan betapa besarnya cintaku ini. Mungkin hanya dalam bentuk rangkaian kata yang sederhana ini. Tapi aku yakin, ia tahu isi hatiku yang terdalam.

Selamat Hari Ibu untuk semua ibu yang luar biasa! :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cahaya di Penjuru Hati: Sebuah kisah yang menyihir setiap insan pembaca

Di Balik Cerita Manis Itu - Part 1

Menyelisik Tubuh Gereja HKY Surabaya