Sendiri

Diam, sepi, sunyi
Mulut terkunci rapat
Tak ada suatu katapun
mampu meluncur keluar
Sejuta hal dalam pikiran
Tapi semuanya terperangkap
Seolah tak ada energi
yang mampu mendorongnya keluar
                Diam adalah emas
                Menyimpan segalanya adalah keharusan
                Cukup sudah dengan semua cerita
                Yang membebani benak mereka
                Kini saatnya aku menyimpannya sendiri
                Menyerahkan diri
                pada kesendirian
                Untuk menyelesaikan semuanya
                Seorang diri
Jangan, jangan dekati aku
Biarkan aku sendiri
Melepas segala emosi
yang mengekang
Biarkan aku sendiri
Mencari kelegaan batin
yang lama kurindukan
Biarkan aku berteman dengan Pluto
Biarkan kami membagi kesendirian
dan kebimbangan kami
Hanya untuk berdua.
[]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cahaya di Penjuru Hati: Sebuah kisah yang menyihir setiap insan pembaca

Di Balik Cerita Manis Itu - Part 1

Menyelisik Tubuh Gereja HKY Surabaya